Dengan terus menurunnya harga minyak, mendorong pengusaha Kalbar agar pemerintah untuk ikut menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia.
Owner Usaha Kita yang bergerak di pengiriman barang ke berbagai daerah di Kalbar Lius mengatakan pemerintah harus menyesuaikan perkembangan turunnya harga minyak dunia. Jangan sampai katanya ketika urusan harga naik pemerintah begitu responsif dengan keadaan.
"Karena terlanjur harga BBM sudah mengikuti mekanisme harga pasar yaitu mengikuti harga minyak dunia maka sudah selayaknya pemerintah sesuaikan. Jika sekarang turun maka harus turun pula. Kita sayangkan ketika urusan naik itu kadang cepat ikutnya naik," ujarnya kepada Tribun, Senin (21/9/2015).
Dikarenakan dirinya miliki usaha di bidang jasa pengiriman barang maka ketergantungan sekali dengan urusan BBM. Naik dan turunnya harga sanggat mempengaruhi usahanya dalam hal biaya yang ia keluarkan.
Semakin tinggi biaya ongkos karena pengaruh harga minyak tinggi maka akan berpengaruh pada tarif. Dengan hal itu terangnya sangat disayangkan baik ia selaku pemberi jasa apalagi penerima jasa pengiriman kepada dirinya.
"Tidak kalah pentingnya bagi kita adalah selain harga yang diperhatikan juga soal ketersedian BBM-nya. Ketersedian tentu penting sekali bagi kita agar usaha bisa jalan," terangnya.
0 comments:
Post a Comment